Postingan

Menampilkan postingan dengan label filologi

Watermark

Watermark Secara harfiah tentu watermark diartikan sebagai cap air. Secara etimologi watermark berasal dari kata water   yang berarti air dan mark yang berari tanda atau cap. Namun, secara umum diartikan sebagai cap kertas. Cap ini tidak timbul melainkan transparan pada selembar kertas. Kertas pada naskah   mengandung gambar yang hanya bisa diketahui ketika berada di tempat terang. Kemudian jenis-jenis cap air yaitu: (1). Rol perapi; (2). Rantai dan garis kawat; (3). Countermarks. Selain hal di atas, naskah tidak semuanya berukuran A4 atau F4. Padahal, cap kertas biasa berada di kertas tersebut dan biasanya berada di tengah-tengah. Kadang naskah hanya selebar buku tulis. Artinya, kertas yang berukuran selebar F4 dilipat menjadi dua. Dengan demikian, cap kertas pun berada di antara halaman sekian dan sekian. Hal ini tentu memerlukan kejelian kita. Naskah ibarat kaum Hawa. Setiap jengkal darinya adalah sebuah data bahkan coretan sekalipun. Cap kertas berfungsi memberi...

Naskah dan Teks

Naskah dan Teks A.     Pengertian Naskah dan Teks Naskah dalam bahasa Inggris disebut manuscript dan dalam bahasa Belanda disebut handschrift (Djamaris, 1977:20). Penulisan dalam katalogus kata manuscript atau manuscrit biasanya disingkat menjadi MS untuk bentuk tunggal dan MSS untuk bentuk jamak, sedangkan kata handschrift atau Handschrifen biasanya disingkat menjadi HS (bentuk tunggal) dan HSS (bentuk jamak). Sedangkan teks menunjukkan pengertian sebagai sesuatu yang abstrak. Menurut Baried (1985:56) teks artinya kandungan atau muatan naskah, sesuatu yang abstrak yang dapat dibayangkan saja. Teks terdiri atas isi , yaitu ide-ide atau amanat yang hendak disampaikan pengarang kepada pembaca. kemudian bentuk , yaitu cerita dalam teks yang dapat dibaca dan dipelajari menurut berbagai pendekatan melalui alur, perwatakan, gaya bahasa, dan sebagainya. B.      Bahan Naskah Ilmu yang khusus mempelajari naskah disebut kodikologi. Kodikologi m...

Pengantar teori filologi

FILOLOGI A.     Pengertian Filologi merupakan suatu pengetahuan tentang sastra-sastra dalam arti yang luas yang mencakup bidang kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan (Baroroh-Baried, 1985:1). Secara etimologi filologi berasal dari kata philos yang berarti “cinta” dan logos yang berarti “kata”. Pada kedua kata tersebut membentuk arti ”cinta kata” atau “senang bertutur” (Shipley, 1961; wagenvoort, 1947). Menurut perkembangannya, filologi dapat dibagi menjadi dua, yaitu filologi tradisional dan filologi modern. Mulyani (2009b:6) menjelaskan beberapa perbedaan filologi tradisional dan filologi modern. Filologi tradisional, memandang variasi sebagai bentuk korup/kesalahan, sedangkan filologi modern memandang variasi sebagai bentuk kreasi. Selain itu, filologi tradisional bertujuan untuk menemukan teks yang hampir mendekati aslinya, sedangkan filologi modern bertujuan untuk mengungkap kandungan produk budaya masa lampau yang terdapat di dalam naskah-naskah kuno. ...